Kupas Tuntas LKTI, Tingkatkan Jiwa Literasi Di Masa Pandemi

Tingkatkan Jiwa Literasi di Masa Pandemi

Virtual Class “Ngaji Literasi” Bersama Rekan Wahab

Malang–PKPT IPNU IPPNU Kampus Pendidikan “Kittah Wa Khidmah” hari ini Sabtu (28/11/2020) telah menyelenggarakan seminar literasi dengan tema “kupas tuntas kepenulisan LKTI”. Melalui ruang meeting google meet, seminar yang bertajuk Ngaji literasi 2020 ini dibuka oleh Anisa Amalia A selaku master of ceremony dengan jumlah peserta yang hadir ialah 51 orang dari berbagai instansi.

Badan Student Research Center (BSRC) PKPT IPNU IPPNU Kampus Pendidikan “Khittah Wa Khidmah” sebagai divisi pelaksana, dalam acara Ngaji Literasi 2020 yang mengusung tema “Kupas Tuntas Kepenulisan LKTI”. Bilqis Syarifa C menyampaikan dalam sambutannya pentingnya dalam mendalami karya tulis ilmiah sebagai salah satu indikator mahasiswa yang produktif. “LKTI merupakan ajang perlombaan bagi mahasiswa untuk berkompetisi dan mengasah kreativitas dalam ide dan kepenulisan. Mahasiswa perlu mendalami Karya Tulis Imiah sebagai upaya mewujudkan manusia yang selalu berpikir kreatif, inovatif, dan berusaha untuk selalu produktif,” Ungkapnya selaku ketua pelaksana seminar tersebut.

Seminar ini diadakan sebagai ajang sharing pengalaman dan diskusi seputar LKTI. Konsep acara diselenggarakan dengan interaktif untuk mengasah kemampuan kepenulisan mahasiswa dan mempersiapkan mahasiswa dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI).

Dalam kesempatan kali ini, Panitia menghadirkan pemateri yang telah berpengalaman dalam bidang kepenulisan. Kang abdul wahab sapaannya, sebagai salah satu wisudawan dari jurusan sastra arab, UM tahun lalu. Beliau menjelaskan bahwa dasar dalam menulis karya tulis ilmiah, yang paling penting harus memahami potensi dalam diri sendiri. Selanjutnya dikembangkan dengan berdasarkan kompetensi yang dimiliki. “yang paling mudah dalam mendalami KTI, bisa dimulai dari karya yang tidak terikat oleh skema penulisan, seperti essai,” tambahnya.

Belajar untuk selalu berjuang dan bangkit dari keterpurukan adalah ciri jiwa pemenang. “Kita harus mencari relasi yang luas untuk mendapatkan pengalaman yang berharga. Dan perjuangan itu tidak selalu menuntut untuk menjadi pemenang, yang terpenting bagaimana sikap kita berdamai dengan diri sendiri dan istiqomah dalam berlajar.” tutup moderator dengan sapaan akrab Rika Safitri itu.

Sifat menunda pekerjaan harus bisa dihilangkan, karena itu yang akan menjadi penghalang menjadi sukses. Selalu memanfaatkan kesempatan dan waktu yang tersedia untuk menulis. Dimulai dari hal yang sederhana, karena terlalu banyak menunggu dan berfikir akan menyebabkan kita berjalan di tempat. Mulailah menulis dari ide-ide sederhana, karena itu yang akan menarik pikiran cemerlang lainnya.

Acara yang luar biasa yang telah kita ikuti pada hari ini, semoga semua membawa manfaat kepada kita semua, meningkatkan ilmu dan pengetahuan dalam dunia LKTI. Mari berproses untuk menjadi yang lebih baik lagi, serta jangan lupa untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.

Author: Rico-JKP

446 thoughts on “Kupas Tuntas LKTI, Tingkatkan Jiwa Literasi Di Masa Pandemi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *